Porostimur.com, Teheran – Pemerintah Iran memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan keadaan darurat nuklir dengan mendistribusikan 180.000 tablet yodium kepada masyarakat di Kota Bushehr, wilayah selatan negara tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari rencana perlindungan kesehatan penduduk yang bermukim di sekitar satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir yang masih beroperasi di Iran.
Distribusi tablet tersebut dilakukan otoritas kesehatan setempat sebagai bagian dari program kesiapsiagaan darurat yang telah dirancang sebelum pecahnya perang pada Juni 2025.
Kantor berita Young Journalists Club (YJC), Jumat (6/11/2026), melaporkan bahwa distribusi awal diprioritaskan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr. Namun, cakupannya kemudian diperluas hingga menjangkau seluruh wilayah kota.
Wakil Kepala Bidang Kesehatan Universitas Ilmu Kedokteran Bushehr mengatakan, pendistribusian tersebut dilakukan berdasarkan keputusan otoritas penanggulangan krisis.
“Sebanyak 180.000 tablet yodium telah didistribusikan berdasarkan keputusan otoritas penanggulangan krisis,” ungkap pejabat tersebut.
Ia menjelaskan, tablet yodium masih tersedia dan dapat diperoleh masyarakat melalui berbagai pusat pelayanan kesehatan komprehensif yang tersebar di Kota Bushehr.









