Iran Klaim Jet Tempur AS Makin Rentan, Pentagon Bantah Laporan Korban Perang

oleh -58 Dilihat
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf bahkan menyebut kerusakan pesawat tempur Amerika sebagai tanda memasuki “era baru”, ketika pesawat seperti F-35 dan F-15 disebut tidak lagi kebal dari serangan.

Porostimur.com, Teheran — Perang antara Amerika Serikat dan Iran tidak hanya berlangsung di medan tempur. Di tengah operasi militer yang masih berjalan, perang narasi mengenai kerusakan pesawat tempur dan jumlah korban militer Amerika Serikat ikut memanas.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf bahkan menyebut kerusakan pesawat tempur Amerika sebagai tanda memasuki “era baru”, ketika pesawat seperti F-35 dan F-15 disebut tidak lagi kebal dari serangan.

Pernyataan itu disampaikan Ghalibaf melalui platform X, merujuk pada laporan Inspektur Jenderal Utama AS kepada Kongres yang memuat rincian mengenai pesawat Amerika yang rusak atau hancur selama operasi tempur melawan Iran.

“Era di mana F-35 dan F-15 kalian diburu dan kalian harus melaporkan kerusakan mereka telah dimulai,” tulis Ghalibaf.

Ia kemudian menambahkan bahwa kondisi yang sebelumnya dianggap sebagai mimpi buruk kini telah menjadi kenyataan sehari-hari bagi Amerika Serikat.

Baca Juga  Bodewin Luncurkan βMAPAN, Inovasi Layanan Kerja Bergerak untuk Sarjana di Ambon

“Apa yang dulunya hanya sekadar mimpi buruk kini menjadi kenyataan sehari-hari. Terimalah kenyataan itu,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut muncul ketika pertempuran antara kedua negara masih berlangsung dan masing-masing pihak terus menyampaikan klaim mengenai dampak operasi militernya.

No More Posts Available.

No more pages to load.