Istri Bupati Halbar Terlantar, Dan Dilarang Masuk Kediaman Bupati, Itu Hoax

oleh -72 views
Link Banner

Porostimur.com|Jailolo: Pemberitaan terkait terlantarnya istri Bupati Halmahera Barat (Halbar) Joula Adeleida yang dilarang masuk ke kediaman bupati, dibantah oleh Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Perlengkapan Setda Halbar, Syafri Dengo.

Menurut Syafri, awalnya staf bagian umum diberi tugas memegang kunci rumah kediaman dinas, karena hampir sebulan lebih, baik bupati maupun istrinya tidak berada di kediaman karena berada di luar daerah, sehingga demi keamanan kediaman, stafnya ditugaskan untuk memegang kunci, dan kebetulan saat istri bupati, tiba di kediaman Jumat kemarin, staf yang memegang kunci itu tidak berada di kediaman, sehingga Syafri langsung menelpon staf yang memegang kunci kemudian langsung bergegas ke kediaman dinas, namun karena istri bupati menunggu agak lama makanya beliau langsung ke kediaman pribadi di Desa Hoku Hoku Kie, jadi tidak benar jika istri bupati terlantar.

Baca Juga  Pangdam XVI/Pattimura Sertijabkan Sejumlah Pejabat Utama Kodam XVI/Pattimura

“Atas insiden itu saya sudah memberikan teguran ke staf yang memegang kunci kediaman,” jelas Syafri.

Sementata Kadiskominfo Chuzaemah Djauhar menambahkan, informasi yang di publis di media online terkait terlantarnya istri bupati adalah informasi yang tidak benar alias hoax.

Karena istri bupati serta anaknya ketika tiba dari Manado menumpangi kapal KM. Permata Obi, kemudian tiba di pelabuhan Jailolo, istri bupati dijemput oleh Satpol yang sementara bertugas, itu sama halnya protokoler sebagai seorang istri pejabat tetap di laksanakan, dan setibanya di kediaman dinas pun Istri Bupati yang bersama anak anaknya juga sempat beberapa saat di kediaman dinas, baru setelah itu menuju ke kediaman pribadi Desa Hoku Hoku Kie.

Baca Juga  Sebanyak 2014 Guru SD Sekota Ambon Jalani Vaksinasi Covid-19

“Jadi tidak benar kalau di katakan ibu joula terlantar,”cetusnya.

Chuzaemah juga meminta mayarakat tidak mempercayai isu soal rumah tangga bupati, karena soal rumah tangga bupati adalah ranah privasi bupati bersama instrinya.

“Tak perlu membuat interpretasi soal rumah tangga bupati apalagi di jadikan komoditas politik jelang momen politik seperti saat ini,” pungkasnya. (ash)