“Kita juga dihebohkan dengan isu kedua bahwa ada orang yang masuk di Desa Piru Kecamatan Seram Barat untuk melakukan penculikan. Hal ini terlalu dibesar-besarkan. Nyatanya setelah kita mengecek ke lapangan, ternyata 3 (tiga) orang yang dicuragai ini datang mencari dana untuk pembangunan gereja di Masohi Kabupaten Maluku Tengah dan itu sudah dikonfirmasi oleh Kapolsek Piru dengan surat-surat yang mereka bawa serta menghubungi langsung gereja yang dimaksudnya,’ imbuhnya.
Menurut Kapolres, hal ini menjadi isu-isu yang sengaja dibuat sehingga menimbulkan rasa ketakutan terutama di Wilkum Polres Seram Bagian Barat, bagi teman-teman insan pers agar membantu pihak kepolisian Polres Seram Bagian Barat untuk menyebarkan hal-hal yang menyejukkan dan akan menyampaikan kepada aparat pemerintah untuk memberikan himbauan kepada masyarakat, ajaknya.
Kapolres juga mengampaikan kepada masyarakat bahwa Polres Seram Bagian Barat akan selalu ada dengan masyarakat untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dan saya sudah perintahkan kepada jajaran untuk semakin intensif melaksanakan kegiatan kepolisian terutama dibidang preventif di jam masuk atau pulang sekolah dalam rangka upaya melayani masyarakat dengan dengan mengedepankan fungsi Lalu Lintas, Samapta dan peran dari Bhabinkamtibmas.




