Tak hanya itu, Tamher juga berhasil membawa anggaran ratusan miliar rupiah melalui skema SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) untuk penanganan jalan dan jembatan di Kabupaten SBT, termasuk proyek strategis penggantian Jembatan Wai Dawang dan 17 titik lainnya di ruas jalan Bula–Masiwang–Air Nanang.
Gaya kepemimpinan Tamher yang dikenal keras namun visioner, membuatnya menuai pro-kontra. Namun justru karakter inilah yang dinilai efektif dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Maluku, daerah yang selama ini kerap dianaktirikan dalam distribusi proyek nasional.
Kini, Tamher dihadapkan pada tantangan baru di wilayah Jawa Tengah dan DIY, dua provinsi yang memiliki beban infrastruktur padat dan kompleks. Namun Maluku pantas berbangga—salah satu putra terbaiknya kini menjabat di tingkat nasional, membawa nama daerah dalam wajah pembangunan Indonesia.
Selamat bertugas, Moch. Iqbal Tamher. Maluku mengucapkan terima kasih atas dedikasi, meski hanya sesaat, namun dampaknya terasa luas bagi 11 kabupaten/kota di bumi raja-raja. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









