Desak Usut Tuntas Kematian Riswan Umasugi, Warga Kawata Kepung Mapolres Kepulauan Sula

oleh -21 Dilihat
Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Kawata Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Kepulauan Sula, Senin (24/8/2026).

Porostimur.com, Sanana – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Kawata Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Kepulauan Sula, Senin (24/8/2026).

Massa dari Desa Kawata, Kecamatan Mangoli Utara Timur, datang membawa satu tuntutan utama: kasus kematian Riswan Umasugi (53) harus diusut secara menyeluruh dan terang berdasarkan alat bukti.

Mereka meminta polisi tidak berhenti pada penetapan tiga tersangka, tetapi mengurai seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan Riswan meninggal dunia, mulai dari kejadian sebelum kekerasan, saat kekerasan berlangsung, hingga tindakan yang diduga dilakukan setelah korban meninggal.

Ketua Pemuda Kawata Rusdi Galela, menegaskan masyarakat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun, penghormatan tersebut harus berjalan beriringan dengan tuntutan transparansi dan profesionalitas penyidik.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun, seluruh fakta harus diungkap secara transparan berdasarkan alat bukti yang sah,” tegas Rusdi.

Baca Juga  Sikapi Temuan BPK, GMANI Minta Bupati SBB Copot Sekda Alvin Tuasuun

Tiga Orang Telah Jadi Tersangka

Riswan Umasugi sebelumnya ditemukan meninggal dunia di kawasan semak-semak Desa Waihama, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula.

Peristiwa tersebut kemudian memunculkan keresahan di tengah keluarga korban dan masyarakat Desa Kawata.

No More Posts Available.

No more pages to load.