Jadi Menperin, Sarmuji Prioritaskan Pembenahan Industri Padat Karya

oleh -17 Dilihat
Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menempatkan industri padat karya sebagai salah satu perhatian utama dalam menjalankan tugas barunya.

Industri yang memiliki kemampuan besar dalam menyerap tenaga kerja sekaligus memberikan kontribusi terhadap perekonomian akan menjadi perhatian utama.

“Karena itu mesti kita cari problem-problemnya, harus kita benahi satu per satu. Terutama industri yang berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja dan bisa menjadi pengungkit perekonomian tentu harus kita utamakan,” ujarnya.

Sarmuji menyebut industri sepatu dan tekstil sebagai contoh sektor padat karya yang perlu mendapat perhatian. Menurutnya, penguatan sektor tersebut membutuhkan koordinasi lintas kementerian karena memiliki keterkaitan dengan investasi, perdagangan hingga kebijakan industri.

“Misalnya, industri sepatu, industri tekstil dan lain-lain. Tentu butuh kerja sama yang banyak dengan kementerian yang lain,” katanya.

Dalam keterangannya, Sarmuji juga menyebut pentingnya koordinasi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, terutama untuk memperkuat sisi hulu industri. Sementara dengan Kementerian Perdagangan, pembahasan dapat berkaitan dengan kebijakan impor terhadap produk atau komoditas yang sebenarnya dapat diproduksi di dalam negeri.

Baca Juga  Sarmuji Jadi Menteri Perindustrian, Ketua Golkar Maluku Umar Lessy Sampaikan Selamat

Dorong Insentif dan Koordinasi Lintas Kementerian

Selain koordinasi terkait investasi dan perdagangan, Sarmuji menyebut Kementerian Keuangan diperlukan dalam pembahasan mengenai insentif bagi industri agar dapat tumbuh.

No More Posts Available.

No more pages to load.