Ekspansi bisnis grup ini diperkuat dengan kemitraan internasional, termasuk dengan Eternal Tsingshan Group Limited dari China, salah satu raksasa industri nikel dan stainless steel dunia.
Yohanes Masudede: Satgas PKH Galak ke Rakyat, Tumpul ke Korporasi
Sementara itu, Koordinator Perkumpulan Aktivis Maluku Utara, Yohanes Masudede, menyebut Satgas PKH hanya berani kepada rakyat kecil, tetapi kehilangan nyali saat berhadapan dengan korporasi besar.
“Satgas PKH ini galak ke rakyat kecil, tapi tumpul ke korporasi besar. Kalau benar mau menertibkan kawasan hutan, PT Position harus jadi prioritas karena sudah nyata-nyata merampas ruang hidup masyarakat adat,” tegas Yohanes, Jumat (9/1/2025) di Jakarta.
Ia menilai, kehadiran Satgas PKH sejauh ini hanya menjadi simbol politik tanpa keberpihakan nyata kepada korban-korban tambang.
“Negara ini jangan terus berlindung di balik jargon penertiban. Yang kami lihat, justru masyarakat adat dikriminalisasi, sementara perusahaan perusak lingkungan tetap aman,” katanya.
Yohanes menuntut pemerintah pusat untuk tidak lagi melindungi perusahaan-perusahaan yang terbukti melanggar hukum lingkungan dan merampas wilayah adat.
“Cabut izin PT Position, pulihkan wilayah adat, dan bebaskan warga yang dikriminalisasi. Negara harus berdiri di pihak rakyat, bukan di pihak pemodal,” pungkasnya. (Tim)










