Jokowi Banggakan Ekonomi Malut 27 Persen, Tapi China Untung Besar

oleh -0 Dilihat

Porostimur.com, Jakarta – membanggakan pertumbuhan ekonomi Maluku Utara (Malut) yang tembus 27 persen. Tetapi semu, karena masih banyak rakyatnya yang miskin. Yang untung besar tetap saja China.

Dikutip dari akun twitter @panca66, Jakarta, Senin (5/12/2022), tersemat video Presiden Jokowi tengah memberi sambutan dalam acara Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi 2022, di The Ritz-Carlton Jakarta, 30 November 2022.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyebut perekonomian di Provinsi Maluku Utara (Malut) layak dicontoh. Karena, pertumbuhan ekonominya tembus dua digit, tepatnya 27 persen. “Tertinggi di dunia. Enggak ada di dunia manapun yang pertumbuhan ekonomi ‘sampek’ 27 persen,” terang Jokowi.

Tak berhenti di situ. Mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini, kembali membanggakan rendahnya inflasi di Kota Ternate. “Yang bagus lagi, saya cek ke pasar Ternate, saya cek ke Bank Indonesia (BI), inflasinya hanya 3,3 persen,” ungkap Jokowi.

Selanjutnya, Jokowi berpesan agar capaian Malut dan Kota Ternate dipertahankan, kalau bisa ditingkatkan ke arah yang lebih baik lagi. Jangan sebaliknya, usai dipuji presiden justru rontok semuanya.

Baca Juga  Dinilai Tak Humanis Tangani Kasus Kekerasan Seksual Anak, Warga Minta Kapolres Maluku Tenggara Dicopot

“Yang bener terus dipertahankan, ditingkatkan lebih baik lagi. Kalau saya puji-puji, bisa kesenangan lalu lupa. Tahu-tahu melorot menjadi 5 persen. Hati-hati, 27 persen itu enggak ada di seluruh dunia yang memiliki pertumbuhan ekonomi setinggi itu,” ungkap Jokowi.