Juventus Tersingkir, Capello Sebut Ronaldo Lakukan Kesalahan Tak Termaafkan

oleh -100 views
Link Banner

Porostimur.com | Turin: Juventus kandas di babak 16 besar Liga Champions. Mantan pelatih klub itu yang kini menjadi komentator, Fabio Capello, menyebut para pemain Juve melakukan ‘kesalahan yang tak termaafkan’.

Juventus menang 3-2 atas FC Porto dalam laga yang berlangsung hingga babak perpanjangan waktu, di Juventus Arena, Rabu dinihari, 10 Maret 2021. Mereka tersingkir karena skor agregat menjadi 4-4 dan Porto lolos berkat keunggulan gol tandang.

Salah satu momen yang disoroti Fabio Capello adalah gol kedua Porto yang terjadi pada babak perpanjangan waktu. Kala itu Sergio Oliveira mencetak gol keduanya dari tendangan bebas.

Fabio Capello. REUTERS/Maxim Shemetov

Capello menyebut Cristiano Ronaldo dan Adrien Rabiot melakukan kesalahan mendasar saat gol itu terjadi. Mereka berperan sebagai tembok manusia tapi dengan membelakangi bola, keduanya melompat saat bola tendangan bebas justru mendatar menyusur dasar lapangan.

Link Banner

“Itu adalah kesalahan yang tidak bisa dimaafkan,” kata Capello dalam perannya sebagai komentator Sky Sport Italia.

“Di zaman saya, Anda memilih pemain yang menjadi pagar dan mereka tidak mungkin seseorang yang takut pada bola. Mereka (Ronald dan Rabiot) takut pada bola dan melompat menjauh darinya, membalikkan punggung mereka. Itu tidak bisa dimaafkan.

Baca Juga  OJK Sulutgomalut Terima Banyak Keluhan Nasabah Jiwasraya

Capello juga mengecam para veteran karena tidak muncul untuk wawancara pasca pertandingan. Saat itu hanya Matthijs de Ligt, Federico Chiesa, dan Juan Cuadrado yang berbicara kepada saluran televisi pemegang hak siar tersebut.

“Anda hanya melihat pemain termuda yang benar-benar turun tangan dan menunjukkan wajah mereka pada saat-saat sulit. Di tim ini, ada beberapa veteran yang muncul saat mereka menang untuk mengambil kredit, lalu tidak terlihat saat mereka kalah.

Kegagalan di Liga Champions ini menjadi pukulan besar bagi Juventus. Di Serie A Liga Italia mereka juga hampir pasti gagal mempertahankan gelar karena hanya berada di posisi ketiga klasemen dengan nilai 52, di bawah Inter Milan (62) dan AC Milan (56).

Baca Juga  Cemarkan nama baik petinggi kabupaten, CT dipolisikan

(red/tempo)