Kadis Inspektorat KKT Siap Tindak Lanjut Laporan Masyarakat Terkait Program Tanki Septik

oleh -111 views
Link Banner

Porostimur.com | Saumlaki: Demi membantu masyarakat kurang mampu di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), maka Pemerintah Daerah KKT melalui Dinas Cipta Karya Dan Tata Ruang pada tahun 2019 mengalokasikan jutaan rupiah guna membangun sejumlah tangki septik di daerah, termasuk di Desa Namtabung yang mendapat 50 tangki septik.

Hal ini disampaikan oleh salah satu masyarakat KKT, Apolos Oratmangun kepada Porostimur.com di Saumlaki belum lama ini.

Oratmangun mengatakan, dari program tangki septik ini, maka dibentuklah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) untuk mengerjakannya. Ia juga berujar, bahwa dalam pelaksanaan pekerjaan sejumlah tangki septik di tahun 2019 yang dikerjakan oleh KSM Wermanassar, terdapat banyak kejanggalan.

“Sampai tahun 2021 ada sejumlah persoalan belum diselesaikan oleh KSM, padahal pekerjaan itu dianggarkan pada tahun 2019”, kata Apolos.

Dengan adanya kejanggalan dan persoalan tersebut, maka sebagai masyarakat yang punya tanggung jawab fungsi kontrol terhadap pembangunan di daerah, maka Oratmangun bersama beberapa rekannya menyurati ke Kapolres dan Inspektorat KKT untuk melaporkan pembangunan sejumlah tangki septik yang meresahkan masyarakat penerima manfaat.

Baca Juga  Jabatan Kepala Daerah Hanya 3,5 Tahun, Zulfahri Enggan Beri Janji yang Muluk-muluk

Dikatakannya, setelah surat laporan itu dimasukan, Oratmangun bersama rekan-rekannya langsung menemui Kepala Inspektorat KKT, Edy Huwae di ruang kerjanya, Selasa (3/8/2021).

“Dari hasil pertemuan bersama Kepala Inspektorat, ada respons positif yang luar biasa terhadap laporan dimaksud dan sebagai bentuk perhatian itu Kadis langsung memanggil para pegawai yang membidangi laporan masyarakat, kemudian memerintahkan yang bersangkutan untuk segera melakukan pemeriksaan sesuai laporan masyakat. Terhadap niat baik Kadis Inspektorat KKT bersama stafnya, sebagai masyarakat saya sangat berterima kasih”, tuturnya.

Oratmangun berharap, petugas Inspektorat yang ditugaskan untuk bertindak cepat sehingga ada titik terang terhadap masalah tersebut.

“Andai kata dalam proses pemeriksaan Inspektorat ternyata ada temuan kerugian negara, maka kami minta pihak Inspektorat untuk merekomendasikanya ke pihak Polres KKT untuk ditindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku di negara ini, karena tidak satu orang pun di dunia ini kebal hukum”, tegas Oratmangun. (red)