3,69 Ton Beras Bansos Basah akibat Perahu Karam di Kayeli, PT Pos dan Bulog Kirim Pengganti

oleh -1 Dilihat

Porostimur.com | Namlea: Kapal yang mengangkut bantuan sosial beras (BSB) untuk diserahkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Teluk Kayeli, Kabupaten Buru, Maluku tenggelam diterjang ombak.

Sebanyak 369 karung beras atau setara 3.690 kg sempat rusak.

Tidak ada korban dari peristiwa kapal karam itu.

Dua kru kapal dan beberapa orang pengangkut selamat namun semua beras jadi basah karena kantung dijahit dengan jahitan biasa, bukan jahitan pres.

Kepala Regional IV Pos Indonesia, Istiqomah Syariah mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu, 1 Agustus 2021.

Dua kapal speedboat yang mengangkut beras tersebut berangkat dari Desa Namlea.

“Cuaca saat berangkat dari Desa Namlea masih bagus.

Ketika kapal mau sandar di Desa Kaki Air, gelombang sudah tinggi dan angin kencang yang mengakibatkan kapal tersebut karam,” kata Istiqomah dalam keterangannya, Kamis (5/8/2021).

Baca Juga  APBD Maluku Tengah 2026 Rp1,51 Triliun, Realisasi Belanja Baru 50,61 Persen hingga September

BSB tersebut sedianya akan disalurkan bersamaan dengan bantuan sosial tunai di lima desa di Kecamatan Teluk Kayeli.

Rencananya akan disalurkan pada Kamis, 5 Agustus 2021.

Beruntung, koordinasi antara Pos Indonesia dengan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), selaku penyedia BSB berjalan lancar.

Bersama kantor kecamatan juga, ratusan beras yang rusak tersebut kini sudah diganti.