Kapolda Harap Ritual Adat di Maluku Jadi Pemersatu Anak Bangsa

oleh -116 views

Porostimur.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum, mengakui masyarakat di daerah para Raja-raja ini toleran, dan masih memegang teguh tradisi budaya dan adat istiadat.

Jenderal bintang 2 Polri itu berharap,  tradisi budaya yang kerap dilaksanakan, baik setahun sekali, atau menjelang momen-momen tertentu, dapat menjadi pemersatu anak bangsa.

Bahkan, ia berharap tradisi atau ritual adat yang masih dipegang teguh hingga kini dapat menjadi pemicu perdamaian dan kedamaian di Tanah Air, khususnya di provinsi Kepulauan ini.

“Saya berharap kegiatan ritual adat yang dilaksanakan harus berjalan aman dan damai. Bahkan harus menjadi pemersatu anak bangsa,” pinta Kapolda di Ambon, Sabtu (12/3/2022).

Maluku, akui Kapolda, terkenal sebagai masyarakat yang toleran. Daerah ini masih memegang teguh adat dan tradisi leluhur. Hal ini dibuktikan dengan masih adanya beberapa kegiatan ritual adat yang dilakukan masyarakat.

Baca Juga  Tiran Kecil di Atas Podium: Menelanjangi Mentalitas Feodal di LCC 4 Pilar

“Tapi beberapa kali pelaksanaan ritual adat, juga masih menimbulkan konflik dalam pelaksanaannya di lapangan. Konflik menimbulkan korban materi, korban luka, bahkan korban jiwa yang kemudian malah menjadi kontra produktif dan dendam berkepanjangan antar masyarakat,” katanya menyesalkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.