“Sinergi dengan kelompok tani sangat penting. Kami tidak hanya menanam, tetapi juga membangun kolaborasi agar program ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen bersama dalam pengelolaan dan perawatan tanaman hingga masa panen.
Bukan Sekadar Seremoni
AKBP Whansi Des Asmoro memastikan bahwa penanaman jagung ini bukan kegiatan seremonial semata, melainkan program yang dirancang untuk memberikan dampak nyata.
“Program ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi benar-benar memberikan hasil dan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Tual berharap dapat berkontribusi aktif dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat. (Megarivera Renyaan)
Simak berita dan artikel terbaru di: WhatsApp Channel porostimur.com









