Kecelakaan Kapal Marak, UPP Tual Serukan Sinergi Wujudkan Zero Accident

oleh -5 Dilihat
Kepala UPP Tual Hamdi Abduh, meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi dan kolaborasi untuk mewujudkan keselamatan pelayaran dengan prinsip zero accident.

Porostimur.com, Tual – Rentetan kecelakaan kapal yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia kembali menempatkan keselamatan pelayaran sebagai persoalan yang tidak bisa dianggap sepele.

Kecelakaan melibatkan berbagai jenis dan ukuran kapal terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut kembali mengingatkan bahwa keselamatan pelayaran tidak hanya bergantung pada kelayakan kapal, tetapi juga kesiapan awak, kepatuhan terhadap ketentuan pelayaran hingga kesadaran seluruh pengguna jasa transportasi laut.

Teranyar, KMP Virgo Transport 8 mengalami kemiringan sebelum akhirnya karam di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin tersebut tercatat membawa 243 orang berdasarkan data manifest.

Rangkaian kecelakaan itu sekaligus kembali memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas penerapan sistem keselamatan pelayaran di lapangan.

Baca Juga  FORMAPAS Minta Besaran Tunjangan dan Perjadin DPRD Kota Ternate Dibuka ke Publik

Padahal, pemerintah telah memiliki berbagai ketentuan yang mengatur aspek keselamatan, mulai dari kelayakan kapal, kesiapan awak kapal, pengawasan muatan, pendataan manifest penumpang hingga mekanisme penerbitan Surat Persetujuan Berlayar.

UPP Tual Dorong Kolaborasi Semua Pihak

Momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 menjadi perhatian tersendiri bagi Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Tual.

No More Posts Available.

No more pages to load.