Kegiatan Sula Got Talent dan Festival Tanjung Waka Dinilai Tak Professional

oleh -163 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Kegiatan Sula Got Talent yang dilaksanakan pada saat Festival Tanjung Waka di Kepulauan Sula, nampaknya meninggalkan kesan tak sedap.

Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula sebagai ajang mencari bakat ini, dinilai tidak professional dan asal jadi.

Hall ini disampaikan oleh Ketua Umum Solidaritas Mahasiswa Sula Jabodetabek, Tomi Umarama, kepada porostimur.com via pesan WhatsApp, Senin (18/11/219).

Tomi menilai panitia dan dewan juri tidal professional dan tidak menjunjung nilai sportiftas terhadap peserta lomba,

Menurutnya salah satu peserta lomba yang bernama Yorda Somel, tampil dengan suara yang bagus. Yorda bahkan tampil sambil bermain gitar.

Namun dewan juri memberikan nilai yang tidak sesui dengan tampilan dan performensnya. Sedangkan peserta lain yang beryanyi solo dan tampil tidak sesui nada dan cenderung asal , mendapat nilai yang bagus dari dewan juri.

Baca Juga  Beginilah Proses Belajar Mengajar SMAN 13 Kota Ambon Selama Pandemi Covid 19

Atas dasar itu, ia menilai panitia tidak siap dalam melaksanakan kegiatan Festival Tanjung Waka dan Sula Got Talent.

“Contoh kecilnya adalah tiang mikrofon saja tidak ada dalam di atas panggung,” tukasnya.

Menurut Tomi, kegiatan ini hanyalah upati menghabiskan anggran akhir tahun, dan tidak memiliki efek bagi perkembangan pariwisata dan budaya di Kepulauan Sula.

“Bahkan pengujung yang datang di acara festival tahun ini lebih sedikit dari pada festival tahun kemarn,” pungkasnya. (ifo/taka)