Kemenag Maluku akan Monitoring 23 Masjid di Kota Ambon yang Masih Jalankan Shalat Jumat

oleh -166 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku dalam waktu dekat akan menggelar agenda monitoring atau kunjungan kerja ke 23 masjid di Kota Ambon yang masih belum mengikuti anjuran pemerintah agar melaksanakan shalat berjamaah dan shalat Jum’at diganti dengan shalat Dzuhur di rumah masing-masing.

Langkah tersebut akan melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku sebagai upaya ikhtiar memutus penyebaran virus covid – 19.

Keterangan ini disampaikan Plt Kakanwil Kemenag Maluku, Jamaludin Bugis dalam Sidang Paripurna DPRD Provinsi Maluku Tentang Percepatan Penanganan Covid – 19.

“Sudah hampir semua masjid di Kota Ambon sudah melaksanakan imbauan pemerintah untuk melaksanakan ibadah di rumah masing-masing dan masih tersisa 23 masjid yang belum mau mengikuti,” terang Jamaludin Bugis di Gedung DPRD Karang Panjang Ambon, Rabu (15/4/2020).

Jamaludin Bugis menjelaskan, tujuan dari dilaksanakan monitoring agar pihaknya dapat memberikan pembinaan secara langsung kepada pengurus dan para jamaah masjid untuk bersama-sama dengan pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus covid – 19.

Baca Juga  Putus Rantai Covid-19, Brimob Maluku Kembali Semprot Pasar dan Terminal Mardika

“Ini bagian dari ikhtiar kita sebagai bangsa yang religius, setelah proses upaya melalui penanganan medis terus dilakukan,” lanjutnya.

Menurut Jamaludin Bugis, monitoring atau kunjungan kerja ini akan dimpimpin langung oleh dirinya sendiri dan langkah yang diambil pihak Kanwil Kemenag Maluku tersebut merupakan kerja bersama lintas sektoral, mulai dari BNPB sebagai leading sector penangangan Covid-19, Pemerintah Provinsi Maluku, MUI, dan lembaga-lembaga terkait lainnya.

Ia menambahkan, para ulama dan pemerintah sepakat bahwa pengalihan ibadah dari masjid ke rumah tidak bertentangan dengan hukum Islam, karena menjaga keselamatan jiwa manusia adalah perintah Allah SWT kepada seluruh hamba-Nya di muka bumi ini.

“Pemerintah berharap, masyarakat khususnya umat muslim, tetap dapat menyambut bulan suci Ramadan secara khidmat, meski saat ini kita tengah dihadapkan dengan ujian pandemi,” tutur Jamaludin. 

Baca Juga  Cegah Covid-19, Satgus Semprot Terminal Mardika Dengan Disinfektan

“Pemerintah juga mengajak seluruh umat untuk dapat melaksanakan ibadah dalam bulan suci Ramadhan dari rumah masing-masing,” imbuhnya.

Sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Maluku,  Lucky Wattimury didampingi ketiga wakilnya dan sejumlah anggota komisi ini turut dihadiri Sekda Maluku, Kasrul Selang bersama seluruh OPD terkait Gugus Tugas Penanganan Covid – 19 di Maluku. (keket/inmas/zam)