Ia meminta pemerintah memperhatikan aspek teknis dan sosial, termasuk penanganan kemacetan di sekitar Pelabuhan Yos Sudarso, ketersediaan lahan, hingga dampak ekologis dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Gubernur Maluku, Hendrik Isak Lewerissa, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan DPR RI. Ia menegaskan pembangunan pesisir Teluk Ambon sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia.
“Program ini kami harapkan menjadi kegiatan pengembangan kawasan pesisir yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Hendrik.
Persiapan Perencanaan Teknis dan Integrated City Planning
Kementerian PU bersama Pemerintah Provinsi Maluku akan menindaklanjuti kunjungan kerja dengan penyusunan dokumen perencanaan teknis.
Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur PU Wilayah III, Pranoto, menambahkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan kajian awal untuk mengintegrasikan pengembangan pesisir Teluk Ambon dengan konsep Ambon Waterfront City melalui pendekatan Integrated City Planning (ICP).
“Pendekatan ini bukan sekadar menata lingkungan, tetapi bagaimana infrastruktur bisa memberi nilai tambah bagi masyarakat. Kami ingin mendorong aktivitas ekonomi baru yang berkelanjutan dan selaras dengan identitas Ambon sebagai City of Music,” kata Pranoto.









