AMAN Tanimbar pada tahun 2020 – 2022 telah melakukan beberapa kegiatan Pemberdayaan bagi beberapa Komunitas Masyarakat Adat di Tanimbar diantaranya :
- Pelatihan Penyusunan RPJMDes, RKPDes dan Penyusunan RAPBDes berdasarkan Hak Asal Usul bagi Perangkat Desa di 7 Desa yang merupakan Kader AMAN.
- Membuat Pelatihan Tenun Ikat Tanimbar dan Pemberian Peralatan menenun sebanyak 40 set bagi para penenun.
- Membentuk Badan Usaha Milik Masyarakat Adat (BUMMA) yang berbentuk Koperasi.
- Pelatihan Penyusunan Renstra Lembaga.
- Pelatihan Rencana Usaha.
- Pelatihan Keuangan.
- Pelatihan Penulisan Buku Kumpulan Cerita Rakyat Urtatan bekerja sama dengan Pengurus Besar AMAN di Jakarta serta mitra – mitra pendukung dan buku-buku ini telah memiliki ISBN serta sudah tercetak 250 examplar yang siap di distribusikan ke sekolah – sekolah di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Rencana Program dan Kegiatan AMAN Tanimbar untuk tahun 2023 – 2024, akan memfokuskan pada Pemetaan Wilayah Adat secara partisipatif, membuat Profil Desa Adat, mendorong Pemda untuk segera Membentuk Panitia Masyarakat Hukum Adat, mendorong Pemda dan DPRD untuk segera Membuat dan Mengesahkan PERDA tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” tegas Stanley. (Frets)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









