Porostimur.com | Labuha: Ketua DPC Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Kab. Halmahera Selatan, Sarjan Taib menyebut Bupati Bahrain Kasuba diduga kuat melindungi para kades yang terlibat korupsi atau salah dalam pengelolaan Dana Dasa (DD).
Kepada media ini Selasa (9/2/2021)
Sarjan Taib atau yang akrab disapa Sarta itu memaparkan, bahwa anggaran dana desa yang bergulir pada tahun 2016 sampai sekarang, diduga kuat bermasalah dan tidak pernah habis bentrok antara masyarakat dengan kepala desa.
Menurut Sarjan, hanya persoalan dana desa yang diduga disalah gunakan oleh oknum – oknum kepala desa sehingga berakhir ricuj di tengah tengah masyarakat itu sendiri
Ia juga menyampaikan bahwa ada keanehan dengan Bupati Bahrain Kasuba sebagai pucuk pimpinan tertinggi di Negeri Saruma Kabupaten Halmahera Selatan, pasalnya berbagai aksi nyata serta tuntutan masyarakat akibat dari penyalahgunaan wewenang oknum kepala desa.
“Setiap permasalahan yang terjadi di desa, masyarakat selalu melakukan aksi hanya untuk menuntut keadilan, dan itu dilaporkan juga kepada nupati, namun bupati dinilai tidak serius dengan adanya laporan masyarakat tersebut, bahkan bupati sering menjauh dengan masyarakat dengan berbagai macam alasan, ahirnya dengan ketidak pemahaman hukum pada masyarakat yang sudah merasa bosan serta merasa diabaikan tuntutannya, maka terjadilah gesekan. Bahkan fasilitas desa pun dirusak oleh masyarakat, hanya karena dikuasai amarahnya yang sudah tidak bisa terkendalikan lagi,” katanya.




