Kisah Abu Musa Al-Asy’ari: Sahabat Nabi dari Yaman

oleh -9 views

Abu Musa al-Asy’ari, yang bernama asli Abdullah bin Qais al-Asy’ari, merupakan salah seorang sahabat mulia Nabi Muhammad SAW. Dia berasal dari Yaman dan dikenal sebagai figur penting dalam sejarah awal Islam yang penuh keteladanan.

Sejak masih muda, Abu Musa al-Asy’ari telah menolak keras ajaran penyembahan berhala yang merajalela di masyarakatnya. Begitu mendengar kabar tentang diutusnya seorang Nabi di Makkah, ia segera berangkat dengan penuh semangat dan langsung memeluk Islam sebelum peristiwa Hijrah.

Setelah beberapa malam menimba ilmu Al-Qur’an langsung dari Rasulullah SAW di Makkah, Abu Musa al-Asy’ari kembali ke Yaman bersama rombongannya. Di sana, dia aktif berdakwah untuk menyebarkan cahaya Islam kepada kaumnya.

Baca Juga  Bukan Sekali Dua Kali, Ini Deretan Demonstrasi Anti-Khamenei yang Pernah Mengguncang Iran

Kisah Abu Musa al-Asy’ari Hijrah ke Madinah

Diceritakan dalam buku Biografi 104 Sahabat Nabi oleh Mahmud Al-Mishri, Abu Musa al-Asy’ari tidak datang sendirian ke Madinah, melainkan bersama lebih dari lima puluh orang dari kaumnya di Yaman yang telah memeluk Islam. Di antara mereka terdapat dua saudara kandungnya, yaitu Abu Ruhm dan Abu Burdah, yang turut serta dalam perjalanan hijrah ini.

Mereka berlayar dari Yaman menuju Madinah. Namun, terpaan angin kencang membuat kapal mereka terdampar di Habasyah (Ethiopia). Di sana, mereka bertemu dengan Ja’far bin Abi Thalib dan rombongan Muhajirin yang baru kembali dari Habasyah.

No More Posts Available.

No more pages to load.