Insya Allah atau Insha Allah, Mana Penulisan yang Benar?

oleh -31 views

Kalimat Insya Allah sering diucapkan dalam percakapan sehari-hari, terutama saat berjanji atau merencanakan sesuatu di masa depan. Namun, masih banyak yang bingung dengan penulisannya.

Sebagian orang menulis Insya Allah, sementara yang lain menulis Insha Allah. Padahal, kalimat ini dianjurkan dalam Al-Qur’an dan memiliki makna penting, sehingga penulisannya perlu diperhatikan agar tidak salah.

Dalam bahasa Arab, penulisan yang benar adalah إِنْ شَاءَ اللَّه yang berarti “Jika Allah menghendaki”. Menurut KBBI, bentuk baku dalam bahasa Indonesia ditulis Insya Allah.

Sementara itu, dalam penulisan bahasa Indonesia, huruf “sh” bisa merujuk pada huruf ﺹ. Karena itu, jika ditulis dalam bahasa Arab, “Insha Allah” bisa menjadi إنصا, bukan إِنْ شَاءَ.

Meski begitu, mengutip NU Online, Pengasuh Pesantren Luhur Baitul Hikmah Malang, Gus Ach Dhofir Zuhry menjelaskan bahwa penulisan huruf Arab ke latin bisa berubah. Saat ini, huruf ص juga bisa ditulis dengan huruf S bertitik di bawah (Ṣ). Jadi, perbedaan ini tidak perlu diperdebatkan.

Baca Juga  Tahan Imbang Sporting CP, Arsenal Lolos ke Semifinal Liga Champions

Pada dasarnya, Insya Allah dan Insha Allah hanya berbeda dalam cara penulisan. Mengutip laman IAIN Kendari, dalam bahasa Indonesia huruf ش ditulis “Sy” (Insya), sedangkan dalam bahasa Inggris ditulis “Sh” (Insha).

No More Posts Available.

No more pages to load.