Setiap Muslim tentunya mendambakan predikat haji mabrur saat melangkahkan kaki ke Tanah Suci.
Namun, dalam sejarah Islam terdapat sebuah kisah menakjubkan tentang seorang ulama besar, Abdullah bin Al-Mubarak, yang justru meraih kemuliaan tersebut tanpa sempat menginjakkan kaki di Makkah.
Keajaiban ini terjadi karena niat dan pengorbanan luar biasa yang dilakukan oleh Abdullah bin Al-Mubarak.
Sebelum mengetahui lebih lanjut tentang kisah luar biasa ini, penting untuk kita mengenal sosok Abdullah bin Al-Mubarak terlebih dahulu.
Riwayat Singkat Abdullah bin Al-Mubarak
Dinukil dari buku Sejarah Hidup Para Penyambung Lidah Nabi karya Imron Mustofa, Abdullah bin Al-Mubarak merupakan seorang ulama sufi yang memiliki nama lengkap Abdullah bin Al-Mubarak bin Wadhih al-Hanzhali at-Tamimi.
Dikatakan oleh Abbas bin Mush’ab, bahwa ibunda dari Abdullah bin Al-Mubarak berasal dari Khawazamiyah. Sedangkan ayahnya berasal dari Turki dan merupakan budak dari seorang pedagang di daerah Hamdzan dari Bani Handzalah. Abdullah bin Al-Mubarak lahir pada 118 H di sebuah kota yang berada di daerah Khurasan. Kota tersebut bernama Marwa.
Terdapat sebuah kisah menarik dari Abdullah bin Al-Mubarak. Ketika ia hendak melaksanakan ibadah haji, ia mengurungkan niat tersebut lantaran membantu seorang wanita dengan membagikan seluruh perbekalannya. Meski tidak jadi menunaikan ibadah haji, Allah SWT tetap memberikan predikat haji mabrur kepadanya.









