Kisah Ibnu Sirin: Pelopor Ilmu Interpretasi Mimpi dalam Islam

oleh -1,101 views
Dia menggabungkan pengetahuan linguistik, kebijaksanaan dan wawasannya yang memungkinkannya menjadi pemimpin dalam seni ini. Ilustrasi: AI

Sudah menjadi kebiasaan jika ada orang yang berpamitan kepada beliau untuk pergi berdagang beliau berpesan, “Wahai putra saudaraku, bertakwalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan carilah apa yang ditakdirkan untukmu dari jalan yang halal. Ketahuilah, kalaupun engkau mencari jalan yang tidak halal, toh engkau tidak akan memperoleh kecuali apa yang telah ditakdirkan untukmu.”

Kalimat yang benar senantiasa ditegakkan Muhammad bin Sirin di hadapan para penguasa Bani Umayah. Beliau secara tulus mewujudkan nasihat bagi Allah, Rasul, dan imam-imam kaum muslimin.

Sebagai bukti dari kesimpulan di atas adalah, ketika Umar bin Hubairah al-Farazi yang diangkat menjadi gubernur Irak, pernah meminta Ibnu Sirin menemuinya, lalu beliau datang bersama saudaranya. Sang wali menyambutnya dengan penuh hormat kemudian bertanya banyak tentang agama dan dunia.

Baca Juga  Kisah Sufi Besar Berguru pada Bahlul 'si Gila'

Dia berkata, “Dalam kondisi seperti Anda akan tinggalkan kota di mana kezaliman telah merajalela sedangkan Anda tak menghiraukannya.”

Saudaranya mencubit kaki Ibnu Sirin demi mendengar jawaban seperti itu tapi beliau menoleh kepadanya, “Bukan engkau yang ditanya, melainkan aku. Ini adalah kesaksian: “Dan barangsiapa yang menyembunyikannya maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya.” (QS Al-Baqarah: 283)

No More Posts Available.

No more pages to load.