Porostimur.com, Jakarta – Kaum Aikah hidup di zaman Nabi Syuaib AS. Azab pedih menimpa mereka karena sikap dan perbuatan zalim yang dilakukan.
Nabi Syuaib AS hadir sebagai utusan Allah SWT yang membawa ajaran kebenaran. Sayangnya, kaum ini enggan menyembah Allah dan bersikap buruk. Azab pedih kemudian menimpa kaum ini dan kisahnya diabadikan dalam Al-Qur’an.
Mengutip buku Kisah Para Nabi: Sejarah Lengkap Kehidupan Para Nabi sejak Nabi Adam hingga Nabi Muhammad oleh Ibnu Katsir, dikisahkan bahwa Allah SWT menimpakan gempa yang sangat dahsyat kepada mereka sehingga semua aktivitas kehidupan menjadi terhenti seketika.
Azab bagi kaum Aikah ini berupa gempa dahsyat yang menghancurkan seluruh negeri.
Ketika bencana datang dalam bentuk guncangan dan suara yang menggelegar dahsyat, semua kehidupan menjadi terhenti dan semua makhluk-Nya menjadi binasa.
Kisah ini diabadikan dalam Al-Qur’an surat Al-A’raf ayat 91,
فَأَخَذَتْهُمُ ٱلرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا۟ فِى دَارِهِمْ جَٰثِمِينَ
Artinya: Kemudian mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di dalam rumah-rumah mereka.
Azab dan hukuman yang ditimpakan kepada kaum Nabi Syuaib itu merupakan balasan atas kedurhakaan dan permusuhan yang telah mereka lakukan kepada Nabi Syuaib dan para pengikut beliau.









