Kisah Nabi Musa AS Memohon Kelancaran Berbicara kepada Allah

oleh -31 views

Dalam surat Thaha ayat 24, Allah SWT berfirman,

ٱذْهَبْ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ

Artinya: Pergilah kepada Fir’aun; sesungguhnya ia telah melampaui batas”.

Dalam beberapa riwayat, disebutkan bahwa Nabi Musa hendak menjalani perintah Allah SWT namun ia memiliki kesulitan dalam berbicara sejak kecil. Hal ini membuat beliau merasa perlu memohon pertolongan Allah SWT agar lisannya dimudahkan dalam menyampaikan dakwah. .

Menghadapi seorang penguasa zalim tentu bukan perkara mudah. Terlebih, Nabi Musa menyadari bahwa dirinya memiliki kekurangan dalam berbicara. Karena itu, beliau tidak langsung menjalankan tugas tanpa persiapan, melainkan memohon pertolongan kepada Allah SWT.

Doa Nabi Musa dalam Al-Qur’an

Permohonan Nabi Musa AS diabadikan dalam Surah Thaha ayat 25-28:

Baca Juga  Cuaca Ekstrem, Pemkot Ambon Mitigasi Pohon Rawan Tumbang di Sejumlah Titik

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Arab latin: Rabbisyrahlī shadrī wayassirlī amrī wahlul ‘uqdatan min lisānī yafqahū qaulī.

Artinya: Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku (QS Thaha: 25-28).

Melalui doa ini, Nabi Musa tidak hanya meminta kelancaran berbicara, tetapi juga ketenangan hati dan kemudahan dalam seluruh urusannya.

No More Posts Available.

No more pages to load.