Klaim Serang Bandara Internasional Kabul, Taliban Sebut ISIS Murtad dari Ajaran Islam

oleh -32 views
Link Banner

Porostimur.com | Kabul: ISIS mengaku menjadi sosok dibalik serangan bom di bandara internasional Kabul, Afghanistan yang menewaskan sedikitnya 60 warga sipil dan belasan anggota militer AS. Serangan itu dilakukan saat ribuan orang di kota itu hendak dievakuasi.

Taliban selaku pihak yang menguasai negara itu hingga kini belum memberikan keterangan. Namun demikian, sebelumnya Taliban yang memang tidak sejalan dengan ISIS pernah menyebut bahwa ISIS adalah kelompok murtad alias keluar dari ajaran agama Islam.

Dengan adanya serangan tersebut, diperkirakan Taliban tidak akan tinggal diam. 

Sebelumnya, dilansir dari Reuters, setidaknya 60 warga sipil dilaporkan tewas. Selain itu, 13 personil militer Amerika Serikat juga tewas sementara diperkirakan ratusan lainnya luka-luka.

ISIS mengaku jadi dalang di balik serangan itu dan mengklaim meledakkan dua bom di lokasi tersebut.

Baca Juga  Jokowi dan Prabowo Makin Mesra, Media Australia Kritik Indonesia Begini, hingga Sarankan PM Australia Tidak Hadiri Pelantikan 20 Oktober

“Hari ini pembom mampu menembus semua benteng keamanan,” kata ISIS sebagaimana dimuat jaringannya Amag, yang dilaporkan badan pemantau SITE.

“Pembom hanya berjarak lima meter (16 kaki) dari pasukan AS sebelum meledak,” sambung sumber tersebut.

Menanggapi peristiwa ini, Jenderal AS Kenneth McKenxie tegaskan bakal mengejar pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam peristiwa ini.

“Kami akan mengejar mereka,” katanya.

Kekinian, muncul ancaman serangan lain yang mungkin terjadi di Afghanistan, termasuk bom kendaraan. ISIS juga menyebarkan ancaman akan menyerang salah satu dari lusinan pesawat yang kini melakukan evakuasi.

Hingga kini, belum ada keterangan dari Taliban selaku penguasa Afghanistan sejak pekan lalu. Berbagai negara sudah melakukan evakuasi dari negara yang diperkirakan tidak akan stabil dalam waktu dekat tersebut.

Baca Juga  Pasien Covid-19 di Maluku Tembus Angka 107

Sebenarnya, apa itu ISIS-K?

Sejumlah anggota ISIS. ISIS-K afiliasi ISIS Suriah yang teror bom di Kabul-Afghanistan. (Youtube) Sejumlah anggota ISIS. ISIS-K afiliasi ISIS Suriah yang teror bom di Kabul-Afghanistan.

Banyak yang familiar dengan nama ISIS alias Negara Islam di Irak dan Suriah.

Sementara ISIS-K yang dimaksudkan Biden merujuk pada IISIS-Khorasan

Melansir KSL, ISIS-K merupakan “afiliasi” ISIS di Pakistan dan Afghanistan.

Khorasan sendiri adalah istilah modern untuk wilayah timur Persia kuno sejak abad ke-3.

Khorasan meliputi wilayah yang kini merupakan bagian dari Iran, Afganistan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

Menurut laporan Center for Strategic and International Studies (CSIS), ISIS-K terlibat dalam hampir 100 serangan terhadap warga sipil di Afghanistan dan Pakistan sejak 2017.

Kelompok tersebut juga terlibat bentrokan dengan pasukan keamanan dari AS, Afghanistan, dan Pakistan, sebanyak sekitar 250 kali.

Menurut USA Today, ISIS-K dan Taliban tidaklah akur dan saling bertempur satu sama lain.

Baca Juga  Vinales Akui MotoGP 2020 Tak Sesuai Harapan

Bahkan kedua kelompok ini sering jual-beli tembakan.

USA Today mewartakan, ISIS-K bahkan mengecap Taliban tidak cukup taat dalam menjalankan “syariat Islam” versi mereka.

KSL melaporkan, para pentolan ISIS-K sebenarnya sudah banyak yang dihabisi oleh pasukan AS.

Sebanyak empat pemimpin ISIS-K dieliminasi pasukan AS dalam kurun waktu masing-masing pada Juli 2016, April 2017, Juli 2017, dan Agustus 2018.

ISIS-K juga ditetapkan sebagai Organisasi Teroris Asing oleh Kementerian Luar Negeri AS pada Januari 2016.

CSIS melaporkan, AS dan NATO telah melancarkan lebih dari 300 serangan udara terhadap kelompok itu sejak Januari 2017.

CSIS menambahkan, ISIS-K berusaha mendirikan “Khilafah” yang dimulai di Asia Selatan dan Tengah.

(red/suara)

No More Posts Available.

No more pages to load.