Ia menekankan, nilai-nilai perjuangan para pendahulu harus terus hidup dan diwariskan kepada generasi prajurit masa kini.
“Semua prajurit diharapkan mampu mengaplikasikan nilai perjuangan, patriotisme, kepahlawanan, dan keteladanan yang diwariskan oleh para pendahulu kita,” tambahnya.
Menurutnya, tantangan pertahanan laut ke depan semakin kompleks, sehingga prajurit TNI AL dituntut tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dihadiri Jajaran Pimpinan
Upacara peringatan Hari Dharma Samudera 2026 ini turut dihadiri Wakil Komandan Kodaeral IX, Laksamana Pertama TNI Dr. Muhammad Risahdi, Ketua Daerah Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Kodaeral IX, Ny. Inca Hanarko Djodi Pamungkas beserta jajaran pengurus, para Pejabat Utama Kodaeral IX, serta para Kepala Satuan Kerja di lingkungan Kodaeral IX.
Kehadiran jajaran pimpinan tersebut semakin menegaskan pentingnya momentum ini sebagai ruang refleksi bersama dalam meneguhkan kembali semangat pengabdian prajurit laut kepada bangsa dan negara. (keket)
Simak berita dan artikel terbaru di: WhatsApp Channel porostimur.com









