Dinsos Ambon Akui ODGJ Berulang Kali Dibina, Rumah Singgah Jadi Kendala Utama

oleh -34 Dilihat
Kepala Dinas Sosial Kota Ambon drg. Wendy Pelupessy, M.Kes, saat dikonfirmasi Porostimur.com, Sabtu (22/8/2026), mengatakan pembinaan terhadap ODGJ telah dilakukan berulang kali.

Porostimur.com, Ambon – Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang ditemukan di ruang publik Kota Ambon ternyata bukan persoalan yang dibiarkan pemerintah.

Dinas Sosial Kota Ambon mengaku telah berulang kali melakukan penjangkauan, pendataan, asesmen, pembinaan hingga pemulangan dan reunifikasi dengan keluarga terhadap kelompok rentan yang ditemukan di sejumlah kawasan.

Namun, upaya tersebut masih menghadapi kendala serius. Salah satunya adalah belum tersedianya rumah singgah milik Pemerintah Kota Ambon sebagai tempat penampungan sementara bagi mereka yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Kepala Dinas Sosial Kota Ambon drg. Wendy Pelupessy, M.Kes, saat dikonfirmasi Porostimur.com, Sabtu (22/8/2026), mengatakan pembinaan terhadap ODGJ telah dilakukan berulang kali.

“Sudah dilakukan pembinaan kepada ODGJ, di antaranya sudah diberikan baju dan makanan. Tetapi kendalanya, kita belum memiliki rumah singgah milik Pemkot Ambon,” ujar Wendy.

Baca Juga  Relawan Bakti BUMN Bukan Seremoni, Hambra Samal: Bukti Kehadiran Negara di Pelosok Maluku

Menurutnya, keberadaan rumah singgah penting karena tidak semua orang yang ditemukan berkeliaran di jalan dapat langsung dipulangkan ke daerah asal ataupun diserahkan kepada keluarga.

Dalam kondisi tertentu, mereka harus terlebih dahulu melalui proses asesmen, pembinaan, pendampingan serta koordinasi dengan keluarga atau pemerintah daerah asal.

No More Posts Available.

No more pages to load.