“Untuk batas usia, para calon sekurang-kurangnya berumur 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama,” sambungnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 1509/Labuha Letkol Kav Romy Parnigotan Sitompul saat dikonfirmasi juernalis porostimur.com mengatakan, dalam proses tahapan pendaftaran serta proses seleksi pengujian sampai calon tersebut dinyatakan lulus dan siap masuk pendidikan dari semuanya itu tidak dipungut biaya alias gratis.
“Seleksi ini dilakukan secara terbuka dan fair, sehingga TNI Angkatan Darat akan mendapatkan calon prajurit yang betul-betul sehat jasmani dan rohani sesuai kriteria dan standar yang ditetapkan, karena TNI AD dalam setahun menerima prajurit dalam beberapa kali melalui penerimaan Akmil, Sekolah Perwira Keahlian, Secaba, sedangkan untuk Secata dua kali dalam setahun” tutup Romy Parnigotan Sitompul. (Adhy)




