Porostimur.com, Ambon — Komisi I DPRD Provinsi Maluku meminta Polda Maluku mempercepat pengungkapan pelaku dalam berbagai konflik antarkelompok masyarakat yang berulang di sejumlah wilayah Maluku.
Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan Komisi I DPRD Maluku bersama jajaran Polda Maluku yang membahas kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk sejumlah insiden bentrokan dan pembakaran rumah warga.
Pertemuan dipimpin Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton, dan dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Arif Budiman bersama sejumlah pejabat utama Polda Maluku, Senin (21/9/2026).
Konflik Berulang, Kepastian Hukum Dipertanyakan
Wakil Ketua Komisi I DPRD Maluku, Edison Sarimanela, mengatakan berulangnya gangguan kamtibmas di sejumlah daerah, termasuk aksi pembakaran rumah warga, telah menjadi perhatian publik.
Menurutnya, langkah kepolisian dalam menangani situasi pascakonflik memang telah dilakukan. Namun, penanganan tersebut perlu diikuti dengan proses hukum yang jelas melalui pengungkapan pelaku dan pihak-pihak yang bertanggung jawab berdasarkan alat bukti yang sah.
“Konflik antarkampung ini sudah jadi fenomena yang harus diselesaikan lewat kacamata hukum. Konflik antarkampung rentan di Maluku, karena itu penanganan juga harus secara serius,” tegas Edison.









