Menurut Rahawarin, PLBN tidak hanya menyandang tugas untuk aktivitas layanan perlintasan antar negara semata tapi sekaligus juga menjadi representasi potret wajah bangsa di ujung negeri. Melalui penerapan ZI kita akan memperkuat pelayanan sekaligus mewujudkan tampilan wajah beranda depan negara, tambahnya.
Rahawarin menegaskan, dalam pelaksanaanya, BNPP terus mendorong PLBN tidak semata sebagai titik pelintas batas antar negara (Zona Inti), namun juga diarahkan menjadi epicentrum baru berupa kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru di perbatasan dan sekitarnya (dengan fasilitas publik pada Zona Penunjang).
“Kami berharap dengan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas ini, secara berangsur-angsur kita dapat memperkuat PLBN untuk bisa menjadi tempat layanan publik yang dapat menghadirkan rasa aman, nyaman, dan tertib, serta dapat menjadikan PLBN lebih agile (lincah dan tangguh) dan adaptif terhadap perubahan kedepan. Selain itu yang paling penting, sekaligus juga menjaga kedaulatan kita di batas negara,” ujarnya, Senin (27/2/2023). (Keket)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









