KPK Temukan Indikasi Obral Izin Tambang Pada Kasus Korupsi Eks Gubernur Maluku Utara AGK

oleh -71 views
Jubir KPK Ali Fikri

Porostimur.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah menemukan indikasi dan informasi, terkait dugaan korupsi berupa suap izin pertambangan di wilayah Maluku Utara, pada penyidikan kasus korupsi mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba (AGK). 

Saat ini, kasus korupsi yang menjerat AGK sudah masuk tahap persidangan di mana AGK didakwa menerima suap terkait perizinan di Maluku Utara, senilai Rp5 miliar dan US$60.000, serta gratifikasi Rp99,8 miliar dan US$30.000.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya sudah mengembangkan lebih lanjut mengenai perkara AGK termasuk dugaan pencucian uang. Sementara itu, KPK masih akan menunggu selesainya proses persidangan yang bergulir saat ini untuk mengembangkan perkaranya ke kasus dugaan suap izin tambang. 

Baca Juga  5 Zodiak Perempuan yang Sering Bikin Laki-Laki Gemas Sendiri

“Apakah menyasar pada proses-proses pertambangan, fakta-fakta itu dalam proses penyidikan memang ada indikasi-indikasi dan informasi yang sudah kami peroleh. Tetapi tentu dalam menyelesaikan sebuah perkara kami perlu fokus. Fokusnya saat ini pada proses penyuapannya,” jelas Ali kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/6/2024). 

Ali menyebut akan menunggu selesainya pembuktian kasus suap dan gratifikasi yang menjerat AGK di persidangan, sebelum mengembangkan perkaranya ke dugaan korupsi di sektor pertambangan. Dia mengaku lembaga antirasuah akan lebih mudah mengembangkan perkara dari fakta hukum di persidangan. 

No More Posts Available.

No more pages to load.