Porostimur.com, Ambon — Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal, domestik, maupun mancanegara ke Kota Ambon terus menunjukkan tren peningkatan sepanjang tahun 2025.
Ia menilai, peningkatan ini tidak lepas dari semakin kuatnya daya tarik budaya Ambon di mata publik nasional, salah satunya melalui penetapan Mama-mama Papalele sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.
“Peningkatan tersebut mungkin saja terkait erat dengan penetapan Mama-mama Papalele sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, yang telah menarik perhatian nasional,” kata Wattimena, saat dihubungi dari Ambon, Kamis (15/1/2026).
Budaya Lokal Jadi Magnet Wisata Baru
Menurut Wattimena, aktivitas Mama-mama Papalele bukan hanya menjadi simbol ekonomi rakyat kecil, tetapi juga representasi nilai budaya, ketangguhan, dan kearifan lokal masyarakat Ambon.
Ia menyebut, pengakuan nasional tersebut memberi warna baru bagi promosi pariwisata kota, sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan yang datang.
“Kami melihat antusiasme yang tinggi dari berbagai kalangan untuk mengunjungi Ambon, baik untuk menikmati keindahan alam maupun mempelajari budaya yang telah diakui secara nasional,” sebutnya.
Wattimena menambahkan, wisata berbasis budaya kini menjadi salah satu sektor yang diminati, seiring meningkatnya kesadaran wisatawan terhadap nilai-nilai lokal dan autentik.











