Yeremias Soroti Masalah Moral Kepsek, Ketimpangan Guru, hingga Gaji Terlambat di Maluku

oleh -52 views
Anggota DPRD Provinsi Maluku Anos Yeremias, mengangkat sejumlah persoalan serius terkait penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai tidak realistis, serta lemahnya pengelolaan pendapatan daerah secara umum.

Porostimur.com, Ambon — Anggota DPRD Provinsi Maluku Anos Yeremias, menyoroti berbagai persoalan serius dalam sektor pendidikan di Maluku, mulai dari masalah moral kepala sekolah, pimpinan sekolah yang jarang hadir di tempat tugas, hingga ketidakmerataan penempatan guru di sejumlah wilayah.

Meski urusan pendidikan berada di bawah naungan Komisi IV, Anos menegaskan bahwa Komisi I tetap memberikan perhatian serius karena menyangkut masa depan generasi Maluku.

“Kami telah mendapati kondisi yang tidak menguntungkan di beberapa sekolah, mulai dari kepala sekolah yang kurang profesional, bahkan memiliki masalah moral, hingga yang jarang ditemui di lokasi tugas. Banyak keluhan yang datang dari masyarakat dan ini tidak bisa kita abaikan,” ujar Anos kepada wartawan di Ambon, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga  Panggilan Hati PPLIPI Jakarta Utara, Aksi Kemanusiaan untuk Korban Tragedi Bekasi

Kepala Sekolah Dinilai Tak Layak Jadi Teladan

Sebagai contoh, Anos menyebut SMA Negeri 1 Maluku Barat Daya (MBD), yang menurut laporan masyarakat memiliki kepala sekolah dengan persoalan moral.

“Seorang pemimpin pendidikan harus menjadi teladan. Jika ada masalah moral seperti yang dilaporkan, kita perlu menilai apakah ia masih layak memimpin sekolah tersebut,” tegasnya.

Ia menilai, kepemimpinan sekolah bukan hanya soal administratif, tetapi juga soal etika dan integritas, karena kepala sekolah menjadi panutan bagi guru maupun siswa.

No More Posts Available.

No more pages to load.