Lantik Majelis Ta’lim Nurul Yaqin dan Penutupan Lomba, Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW

oleh -1 Dilihat

Porostimur.com, Tidore – Pelantikan Majelis Ta’alim Nuru Yaqin disertakan dengan penutupan lomba dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan oleh warga Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara.

Dalam menyambut kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabi’ul awal 1444 Hijriah/ 2022 Masehi ini, bertajuk “Dengan Meladani Rasullah SAW, Kita aktualisasikan Ahlakul Karimah Dalam Kehidupan Sehari-hari” yang berlokasi di RT 002, Kelurahan Rum, Sabtu (8/10/2022) malam.

Mewakili Kemenag Kota Tikep, Kasi Bimas Islam H. Ali M.Tero dalam hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW, mengatakan bahwa memang, Islam ada pada garis-garis kerasnya, namun tidak membuat kita saling bermusuhan.

Dengan terbentuknya Majelis Ta’alim Nurul Yakin di bawah pimpinan Jamila Kasim ini, mampu menjalankan tugas yang dimanatkan paska dilantiknya pada malam ini.

“Semoga para suami bisa mendukung. Sebagai bapak-bapak, patut bersyukur kepada istri kita yang memiliki pendidikan yang sanga terbatas. Namun, dia mampu membentuk satu wadah untuk memberi pencerahan sebagai orang islam, karena sesungguhnya pencerahan itu menjadi kenyataan,” ucapnya.

Sebagaimana Rasullah SAW bersabda dalam hadisnya” telah kutinggalkan kepada kalian dua pusaka yang paling besar adalah alquran dan Sunnah Nabi”.

Menurutnya, orang-orang Islam berfikir dengan cara membaca alquran dan hadis sebaik-baiknya.

“Jangan paska dilantik, besok ibu-ibu mulai membuka kitab Bibel. Tidak lagi membuka ruang kepada orang yang ingin bertanya. Silahkan baca kitab Bibel, Janji, tapi jang lupa membaca Alquran,” tegas Ali dalam sambutannya.

Baca Juga  Sujud Syukur Tak Punya Ijazah

Pentingnya membaca Alquran ini, kebanyakan ibu-ibu menunggu datangnya bulan Ramadan, akan tetapi tidak tahu maknanya.Silahkan bertanya kepada orang-orang yang paham tentang membaca Alquran.

Ia menilai, Provinsi Maluku Utara, khususnya Kota Tidore Kepulauan paling senang membaca dua kita tersebut. Tetapi ditanya siapa nama pembuat kitab tersebut tidak tahu.

Maulid itu, kata Ali, harus dibacakan, namun ketika Maulid ditulis oleh siapa atau ulama siapa. Makanya, Bibel itu, siapa nama aslinya.

“Misalnya, saya dengan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen. Nama asli Ali, tetapi or orang memanggilnya dirinya Alice,” tukasnya.

Ali memaparkan, Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada hari Senin, 12 Rabil’ul awal 571 Masehi mendapat sejumlah tantangan. Ketika dihitung dari 571 Masehi sampai di 2022, maka berapa jumlah abadnya.

Tentunya, apakah kita mampu meledani beliau (Nabi Muhammad SAW) yang menjadi tolak ukur untuk menjadikan teladan dalam menyalamatkan seluruh umat manusia, termasuk umat nasrani telah menyebut nama beliau dalam memberi safa’at.

Dikisahkan dalam Al’quran dalam surat Al’imran, bahwa bilau adalah seorang Nabi Muhammad yang menjadi pemimpin dunia dan diteladani bagi seluruh umat manusia.

“Kalau kaum Nasrani yang dituliskan dalam kitab Bibel itu, pada hadis kedua menyatakan, akan datang suatu masa dimana umat Nasrani akan menjadi pemimpin oleh umat yang bernama Muhammad SAW,” kata Ali.

Pada saat Nabi Muhammad SAW hijrah ke Syam, ia telah mendapat tantangan dari orang Mekkah dan sekitarnya. Tapi tiba di Syam, Nabi diberikan pertolongan oleh Allah SWT sehingga diberi pencerahan kepada orang-orang yang memusuhi Nabi. Melihat ia sedih, membuat orang mencari beliau dan berdoa.

Baca Juga  Penumpang KM Cantika Lestari 8A Terluka Tertusuk Besi, DPRD Buru Desak Dharma Indah Tanggung Jawab

Dari tantangan tersebut, Ali bilang, seorang pemimpin harus bersabar dan senantiasa berdoa serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Terpisah, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu di RT 002 yang telah berpartisipasi dalam kegitan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Nabi Muhammad SAW pada 1444 Hijriah 2022 Masehi, harus menjadikan momentum terbaik untuk mengintropeksi diri kita masing-masing yang ikut meladani sosok Rasullah dalam kehidupan sehari-hari.

Seorang muslim sejati harus menjaga tali Silaturahmi, persatuan dan kesatuan serta menjaga kekerabatan di antara kita, sehingga ini semakin kuat dan menjaga aman maupun nyaman.

“Selamat menjalankan amanah baru kepada pengurus ranting Majelis Ta’lim Mesjid Nurul Yaqin, Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara ini, jalankan tugas dan tanggungjawab, semoga saudari-saudari dalam lindungan oleh Allah SWT,” ungukapnya.

Kepada ibu-ibu Majelis Ta’lim yang baru diambil sumpah, harus disadari bersama bahwa yang diucapkan pada malam ini, telah disaksikan dari orang yang hadir maupun disaksikan oleh Allah SWT.

“Jangan selesai lantik, dapat lia dia punya tamang laki ada masalah, bakumpul dan kasana hajar laki-laki itu. Harapan saya, Majelis Ta’lim menjadi panutan, karena sekecil apapun masalah yang terjadi di Kelurahan ini, hadirlah Majelis untuk menyelesaikan permasalahan,” harapnya.

Baca Juga  Dari Feodalisme Partai Menuju Feodalisme Kekuasaan

Sementara pengurus ranting Majelis Ta’lim yang dilantik sebanyak 63 orang berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Kantor Kementerian Kota Tidore Kepulauan Nomor: 75/Kk. 27.9.4/BA.01.1/09/2022 tentang Pembentukan Pengurus Majelis Ta’lim Nurul Yaqin Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara.

Berikut ini susunan pengurus Majelis Ta’lim Nurul Yakin, Kelurahan Rum, yaitu :

Pelindung Kepala Kelurahan Rum
Pembina : Drs.H Ali M.Tero,MH.
Penasehat : Hj.Rahmawati Muhammad dan Samsia Saleh
Pengurus Harian : Ketua Jamila Kasim
Wakil Ketua : Fatma Idris
Sekretaris : Murni Hajirin
Bendahara : Farida Kamuk
Bidang Da’wah : Ketua Hj.Arfia Daud
Anggota : Juhria Idris, Talha Arsad, Hj.Maani Limatahu, Rahma Goliho, Kartini Saleh, Rusna Abdullatif, Jawia Muhammad, Amina Jumati, Boki Ahmad, Jainab Muhammad, Ani Samaun, Fali Hatala, Erni Taher.

Bidang Pendidikan : Ketua Nurhayati Samsudin,
Anggota: Nurhalisa Kodja, Rohani Hatala, Fatni Harbi, Nirnawi Habib, Farida Idrus, Kamaria Umar, Suhaimi Udin, Ati Sukardi, Tri Astuti Masri, Farid Djafar, Ramla Ismail, Nursia Yamin, Hajar Mukra.

Bidang Organisasi: Ketua Herlina Idris
Anggota: Rini Kamis, Ruraen Ibrahim, Nawi Puasa, Kalsum Jauhar, Mardia Saikat, Hartati Yusuf, Manawia Rongayang, Fardia Udin, Fatma Kamis, Fatu Mansur, Riska Saleh, Hawa Salaha, Jamla Syamsudin. (Culen)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.