Porostimur.com, Ambon – Komisi II DPRD Kota Ambon meminta pemerintah kota (pemkot) untuk menyikapi sejumlah tenaga guru yang akan ada dalam masa pensiun.
Ketua Komisi II Christianto Laturiuw menjelaskan, beberapa waktu lalu kami melakukan rapat kerja dengan beberapa kepala sekolah pada Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) memang sebelumnya itu sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian Kota.
“Memang ternyata informasi dari beberapa pimpinan kepala sekolah mereka menyampaikan justru sekarang yang dipikirkan bukan saja pada soal zonasi tentang penerimaan siswa saja tetapi status dan keberadaan guru yang akan pensiun,” ungkap Laturiuw kepada wartawan di Baileo Rakyat -Belso, Senin (27/6/3022).
Laturiuw menambahkan, sekarang untuk hitungannya di tahun 2022/2023 nanti, kita cukup banyak guru-guru yang nanti ada dalam masa pensiun mereka. Sekarang kalau sudah dalam posisi seperti itu tentang kesiapan atau penggantinya ini apakah sudah tersedia apa belum.
“Dan karena itu komisi berpikir kalau konsep atau permasalahan yang terjadi seperti itu dari saat sekarang, sudah harus ada kordinasi antara Dinas Pendidikan dengan BKD kepegawaian, formulanya berapa banyak dan seluruh yang terjadi pensiun di tahun 2022/2023,” terangnya.










