Mahasiswa Unkhair Ternate Ricuh dengan Security saat Gelar Aksi di Kampus

oleh -175 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Aksi mahasiswa menolak Surat Keputusan Rektor Universitas Khairun Nomor 1860/UN44/KP/2019 terkait pemberhentian atau Putus Studi / Drop Out (DO) kepada empat mahasiswa di kampus tersebut berakhir ricuh.

Keempat Mahasiswa yang diberhentikan pihak kampus ini yakni Arbi M. Nur, Fahyudi Kabir, Fahrul Abdullah dan Ikra Alkatiri

Aksi solidaritas membela 4 makasiwa yang diberhentikan pihak kampus karena terlibat aksi Papua Merdeka ini, mengakibatkan Tauvik Maswin harus dilarikan ke Fakultas kedokteran Universitas Khairun Ternate, guna memperoleh pengobatan luka ringan akibat pemukulan yang diduga kuat dilakukan oleh oknum securiti kampus.

Aksi tersebut digerakan oleh Solidaritas Perjuangan Demokrasi Kampus (SPDK) Kota Terrnate, aksi yang berlokasi di depan Kantor Universitas Khairun Ternate, Senin (30/12/19)

Baca Juga  Bawaslu Malut Ingatkan Kampanye Bukan Ajang Saling Menyerang

Dari keterangan saksi diduga kuat pemukulan dilakukan oleh oknum yang berseragam hitam (Securiti).

“Tadi sempat saya lia dong pukul pe dia (Taswin Maswin) itu rata-rata pake seragam itam,” katanya

Taufik Maswin, korban pemukulan, saat wawancarai mengatakan bahwa oknum yang pertama kali mengayunkan pukulan hingga mengenai dirinya adalah security.

“Tapi untuk pukul si orang banya cuman saya tra tau karna sya dudu kabawa ni saya bapolo kapala jadi, tapi kalu pukulan pertama itu dari securiti”, jelasnya

Taswin bilang sebelum terjadi pemukulan terhadap dirinya, Ia sempat memperingatkan security agar supaya jangan terlalu kasar, namun tidak dihiraukan oleh oknum securiti,.

“Karna saya kasana di sya pe tamang untuk bilang di securiti, pak jangan talalu kasar -kasar turus dia siku pa saya”, tutupnya. (red/adhy)