Porostimur.com, Manchester — Persaingan di papan atas Liga Inggris kembali memanas. Arsenal saat ini masih memimpin klasemen sementara dengan 26 poin dari 11 laga, meski baru saja ditahan imbang Sunderland 2-2. Namun, di belakang mereka, Manchester City perlahan mulai mengintai — dan sejarah menunjukkan, inilah fase di mana The Citizens biasanya mulai bangkit dan merebut tahta di saat krusial.
City Kembali di Jalur Persaingan
Skuad Pep Guardiola baru saja memetik kemenangan telak 3-0 atas Liverpool pada akhir pekan lalu. Hasil itu membawa Erling Haaland dan kawan-kawan naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan 22 poin, hanya berjarak empat angka dari Arsenal.
Padahal, City sempat terseok di awal musim, kalah dua kali dalam tiga laga pembuka. Namun sejak itu, performa mereka kembali stabil — hanya sekali kalah dalam delapan laga terakhir Premier League. Perlahan tapi pasti, City kembali menunjukkan DNA juaranya.
Arsenal dan Bayang-Bayang Masa Lalu
Dominasi Arsenal di awal musim memang menjanjikan. Tim asuhan Mikel Arteta baru kalah sekali dari 17 pertandingan di semua kompetisi, bahkan mencatat 13 kemenangan tanpa kebobolan. Namun, bagi para pendukung The Gunners, ada alasan kuat untuk tetap waspada.
Pasalnya, City punya catatan mengerikan soal bagaimana mereka “menyalip” rival di akhir musim.









