Megawati Beri Ancaman Soal Main Dua Kaki, Fahri Hamzah: Presiden Makin Tak Berdaya

oleh -3 Dilihat
Megawati berpidato dalam penutupan Rakernas PDIP 2022. (Dok. Istimewa) Baca artikel detiknews, "Megawati Cerita Harus Ingat Jalan gegara Di-lockdown: Tapi Belum Pikun" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-6143762/megawati-cerita-harus-ingat-jalan-gegara-di-lockdown-tapi-belum-pikun. Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Porostimur.com, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah mengomentari pernyataan yang diberikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Megawati Soekarnoputri memberikan ancaman kepada kader PDIP untuk tidak bermain dua kaki.

“Kalian, siapa yang berbuat manuver-manuver, keluar! Karena tidak ada di dalam PDI Perjuangan itu yang namanya main dua kaki, main tiga kaki, melakukan manuver,” kata Megawati Soekarnoputri pada beberapa waktu yang lalu.

Istilah main dua kaki muncul ketika pasangan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wapres Ma’ruf Amin pada saat Pemilu 2019 berhadapan dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pada saat itu, Partai Demokrat menjadi pengusung untuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Namun, Demokrat membiarkan kadernya untuk memilih pasangan lain.

Baca Juga  Pengurusan Kredit Pensiunan Guru di Malteng Bermasalah, Kuasa Hukum Adukan Oknum Pegawai BNI ke Polisi

Sikap tersebut yang tidak disenangi Megawati Soekarnoputri untuk dilakukan oleh kader PDIP.

Terkait pernyataan yang diberikan Megawati Soekarnoputri, Fahri Hamzah memberikan respons.

Dalam responnya tersebut, Fahri Hamzah mengungkapkan alasan terjadinya menteri main dua kaki.

“1.Mereka melihat presiden makin “lameduck” alias tak berdaya sementara ketum parpol makin berkuasa. 2.Tiket kedaluwarsa membuat parpol nampak semakin relevan dan presiden makin tidak. 3.Presiden nampak jadi masa lalu dan parpol jadi masa depan,” kata Fahri Hamzah dikutip dari akun Twitter miliknya, Jumat (24/6/2022).