Membunuh Kebinatangan Manusia

oleh -526 views
Yusuf Blegur, Kolumnis

Oleh: Yusuf Blegur, Kolumnis

Loyalitas dan militansi kepada Tuhan sering kalah dan tergusur oleh kesenangan dan kemewahan hidup yang menggiurkan. Takut pada kekuasaan selain Allah. Sementara umat terus melenceng dari akidahnya.

Padahal berkurban itu jiwa dan raga sebagai representasi keimanan dan ketakwaan. Bukan terus menghidupkan dan memelihara syahwat duniawi, seiring gagal membunuh sifat kebinatangan dalam dirinya

Puncak rangkaian ibadah haji telah tiba seiring umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Adha tepat pada tanggal 10 Dzulhijjah 1447 H. Momentum refleksi sarat pembelajaran dan empiris capaian syariat, tarekat, hakikat dan marifat bagi entitas muslim. Lebaran Kurban tak hanya sebatas tradisi kewajiban religi, ia menjadi dimensi spiritualitas yang menjadi kiblat relasi substansi ke-Tuhanan dan kemanusiaan.

‘Unconditional trust’ Nabi Ibrahim alaihis salam kepada Allah subhanahu wa ta’ala untuk menyembelih Putranya Nabi Ismail alaihis salam telah menjadi kompilasi pikiran, perasaan, dan logika yang telah mencapai tingkatan paripurna seorang hamba di hadapan Tuhannya. Nabi Ibrahim berhasil memasuki fase transendental atas kekuasan Ilahi pada semesta, manusia, dan semua mahkluk hidup yang lemah dan tak berdaya yang melekat sifat salah dan merusak.

Baca Juga  Sidik Dugaan Korupsi Anggaran Program UMKM 2024, Kejari Geledah Kantor Dinas Koperasi Kota Ternate

Sinyalemen kuat yang visioner dari firman Allah yang tertuang dalam beberapa hikmah Al Quran. Tak ubahnya telah mengantisipasi betapa berbahayanya perilaku yang potensial kental dengan kekafiran, kemusyrikan, dan kefasikan manusia pada umumnya dan umat Islam khususnya. Sebagai makhluk yang mengidap genetik kejahatan tinggi berlumuran dosa. Sebagai manusia yang cenderung berbohong, korup, dan sering menganiaya. Bahkan dapat tega membunuh sesamanya. Dalam beberapa kasus, manusia juga sering disebut sebaga komunal yang menjadi puncak predator terhadap alam dan habitat lain yang ada di dalamnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.