Porostimur.com, Davos – Investor properti sekaligus menantu Donald Trump, Jared Kushner, mengumumkan rencana ambisius untuk mengubah wajah Jalur Gaza pascaperang. Dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos pada 22 Januari 2026, Kushner memaparkan visi pembangunan kompleks resor tepi laut yang mencakup 180 gedung pencakar langit.
“Kami memiliki rencana induk, dan tidak akan ada Rencana B,” tegas Jared Kushner saat memulai presentasinya.
Sebagai tokoh kunci dalam upaya gencatan senjata, Kushner memproyeksikan peta masa depan Gaza yang diarahkan menjadi pusat ekonomi baru di kawasan Mediterania.
Elemen kunci dari rencana ini adalah transformasi pesisir Gaza menjadi area resor mewah. Kushner menargetkan pembangunan 180 gedung bertingkat tinggi yang sebagian besar akan difungsikan sebagai hotel internasional.
Di wilayah barat daya yang berbatasan dengan Mesir, rencana tersebut mencakup pembangunan pelabuhan laut dan bandara. Kushner menonjolkan dua proyek urbanisasi masif, yaitu Gaza Baru dan Rafah Baru.
New Rafah direncanakan menjadi kawasan hunian dengan lebih dari 100.000 rumah permanen, 200 sekolah, dan 75 fasilitas kesehatan. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu 2 hingga 3 tahun.









