Tantangan Lingkungan di Aru
Aktivis lingkungan Kepulauan Aru, David Faturey, mengungkapkan bahwa ekosistem pulau-pulau kecil di Aru saat ini terancam oleh sampah plastik. Minimnya fasilitas pengelolaan sampah dan rendahnya kesadaran masyarakat menjadi kendala utama.
“Sampah plastik yang tidak dikelola dengan baik bisa mencemari air dan tanah, berdampak pada kesehatan masyarakat, dan merusak keindahan alam yang seharusnya jadi daya tarik wisata Aru,” ujarnya.
Ia menambahkan, padatnya pemukiman di pesisir Kota Dobo memperparah persoalan. Banyak limbah rumah tangga, terutama plastik, dibuang langsung ke laut. Hingga kini, pemerintah daerah belum menemukan solusi tepat.
“Sampah plastik di Kota Dobo sama sekali belum bernilai ekonomi karena tidak ada program riset, pengembangan UMKM, atau investasi untuk mengelolanya,” tegas David. (Maichel Koipuy)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com










