Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026, Ini Alasan Ilmiahnya!

oleh -503 views
Pakar Astronomi Islam UIN Syarif Hidayatullah sekaligus Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Maskufa. (Beritasatu.com/Alfida Febrianna)

Porostimur.com, Jakarta — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini tertuang dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2 Tahun 2025 yang didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal serta penerapan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Keputusan tersebut memastikan warga Muhammadiyah akan mulai melaksanakan salat tarawih pada Selasa malam, 17 Februari 2026.

Pakar Astronomi Islam dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Maskufa, menjelaskan bahwa penetapan awal Ramadan dilakukan berdasarkan hasil hisab yang telah dihitung jauh hari.

“Muhammadiyah akan memulai tarawihnya di malam Rabu, karena 1 Ramadan sudah masuk di tanggal 18 Februari 2026. Seperti itu hasil hisab Muhammadiyah,” ujar Maskufa dalam keterangannya, Minggu (15/2/2026).

Gunakan Kalender Hijriah Global Tunggal

Maskufa menjelaskan, Muhammadiyah menggunakan prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang memandang seluruh dunia sebagai satu kesatuan hari dan tanggal (one day, one date globally).

Baca Juga  Inggris Tekuk Kroasia 4-2, Bangkit di Babak Kedua Usai Sempat Goyah

Berdasarkan metode tersebut, ijtimak atau konjungsi menjelang Ramadan 1447 H diperkirakan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 atau bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H.

No More Posts Available.

No more pages to load.