Musim Politik dan Kans Pemilih Milenial

oleh -249 views

Para calon pemimpin yang bermasalah senantiasa menempatkan posisi rakyat sebagai pusat eksploitasi dan komoditas politiknya demi berburu kekuasaan. Sebelum kekuasaan tergenggam, isu-isu kerakyatan selalu menjadi tema yang aktual, dibela, dan dipasarkan secara mencolok demi membuai mayoritas masyarakat agar terpesona sehingga menjatuhkan pilihan politik pada dirinya.

Inilah siasat politik yang menjadi andalan para calon kepala daerah yang bermasalah. Bahwa setelah ambisi politiknya tergenggam dan terwujud, dirinya segera lari, berpaling, dan mengingkari berbagai komitmen kerakyatan. Rakyat dalam konteks ini hanya diposisikan sebagai batu loncatan untuk meraih kursi kekuasaan.

Setelah kekuasaan tergenggam, politisi semacam itu akan kembali ke watak aslinya dengan hanya memikirkan kepentingan pribadi serta menjadikan posisinya sebagai media untuk mengeruk uang negara secara membabi buta. Politisi jahat yang hanya ingin menggenggam kekuasaan memiliki prinsip aji mumpung. Posisi kekuasaan yang dimiliki lebih difungsikan sebagai mesin uang demi mewujudkan kekayaan pribadi semata.

Baca Juga  Trump Peringatkan Netanyahu, Israel Bisa Sendirian Hadapi Iran

Prinsip dan kepentingan pragmatis itulah yang membuat kaum politisi mudah menjalankan praktik korupsi dengan dalih dan cara yang relatif rapi, canggih, serta sistematis. Karena itu, pemilih milenial harus benar-benar belajar atas berbagai fenomena dalam politik praktis di negeri ini. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.