OKP Cipayung Plus Unjuk Rasa di DPRD Maluku, 76 Tahun Katong Miskin

oleh -114 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Oranisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Cipayung Plus yakni, HMI, GMKI, PMKRI, GMNI, dan IMM Cabang Ambon, menggelar aksi demontrasi di depan gedung DPRD Provinsi Maluku, Jalan Pitu Ina, No.1, Kel Amantelu, Sirimau, Kota Ambon, Kamis (19/8/2021).

Demonstrasi yang belangsung kurang lebih tiga jam ini disambut baik dan diterima langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Maluku, Lucky Wattimury dan Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno yang sempat hadir dalam Sidang Paripurna DPRD Maluku.

“Saya memberikan penghargaan dan terimakasih kepada adik-adik Cipayung plus, apalagi kita dan masyarakat sekarang sedang memperingati HUT Provinsi Maluku ke-76. Nanti kita akan lakukan pengkajian atas pernyataan adik-adik itu,” ungkap Ketua DPRD Provinsi Maluku, Lucky Wattimury di hadapan massa aksi.

Baca Juga  Pimpinan DPRD Maluku Silaturahim dengan Danlanud Pattimura

Wattimury juga menjelaskan, bisa saja adik-adik akan duduk dengan kita untuk membahas pokok-pokok pikiran sebagai mana dicantumkan dalam pernyataan ini.

“Kemiskinan kita kasih contoh ada opini seakan akan kemiskinan itu tanggung jawab Pemerintah Provinsi Maluku itu tidak boleh, kami ada APBD Provinsi ada APBD Kabupaten Kota ada ADD, Undangan Undang mengisyaratkan seluruh APBD kabupaten/kota termasuk dana desa mesti dialokasikan untuk menangani kemiskinan di masing-masing daerah,” jelasnya.

“Di rapat DPRD, tim anggaran pemerintah daerah kami sudah membicarakan nya bagaimana kita mengkordinasikan. Masalah ini dari adik-adik memperkuat kami, untuk mengambil langkah-langkah lebih tepat lagi,” tutup Wattimury.

Menurut Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon, Burhanuddin Rumbouw, pihaknya mendesak Gubernur Maluku, Murad Ismail untuk mendahulukan kepentingan rakyat Maluku dalam proyek Lumbung Ikan Nasional (LIN).

Baca Juga  World Press Freedom Day 2020: AJI Nilai Kebebasan Pers Tergantung Situasi Politik

“Kami OKP Cipayung plus Kota Ambon HMI, GMKI, PMKRI, GMNI, IMM mendesak Gubernur Maluku, Wakil Gubernur Maluku dan DPRD Provinsi Maluku untuk lebih serius dan fokus memperjuangkan LIN, Ambon New Port, Blok Masela dan Tambang Gunung Botak untuk kepentingan rakyat kecil di Maluku,” ujarnya.

Pihaknya mengancam apabila proyek LIN dan Blok Masela tidak mementingkan kepentingan rakyat kecil, maka OKP Cipayung akan melakukan aksi besar-besaran.

“Apabila kebikajan terkait LIN, Ambon New Port, Blok Masela dan Tambang Gunung Botak tidak memprioritaskan kepentingan rakyat kecil Maluku, maka kami akan melaksankan aksi besar-besaran untuk menolak LIN, Ambon New Port, Blok Masela dan Tambang Gunung Botak,” pungkasnya. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.