Porostimur.com | Ambon: Badan Pusat Statistik mencatat, pada Mei 2021, dari 90 Kota IHK di Indonesia, tercatat 78 kota mengalami inflasi dan 12 kota mengalami deflasi.
Kepala BPS Provinsi Maluku, Asep Riyadi, S.Si, MM, melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi porostimur.com, Rabu (2/6/2021) menyebutkan, inflasi tertinggi terjadi di Kota Manokwari sebesar 1,82 persen. Inflasi terendah terjadi di Kota Tembilahan sebesar 0,01 persen.
Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Timika sebesar 0,83 persen. Deflasi terendah terjadi di Kota Palembang sebesar 0,02 persen.
“Kota Ambon mengalami inflasi sebesar 0,78 persen dengan IHK 106,48. Kota Tual juga mengalami inflasi sebesar 0,11 persen dengan IHK 107,43,” ungkapnya.
Asep menjelaskan, dari 90 Kota IHK, ranking IHK Kota Ambon naik ke posisi ke-45. Ranking IHK Kota Tual turun ke posisi 21.
Inflasi bulanan Kota Ambon kata Asep, berada pada posisi ke-13, inflasi tahun kalender posisi ke-43, sedangkan inflasi tahun ke tahun pada ranking ke-87.
Sementara inflasi bulanan Kota Tual berada pada posisi ke-64, inflasi tahun kalender pada posisi ke-60, sedangkan inflasi tahun ke tahun berada pada ranking ke-42.

Asep menambahkan, 10 (sepuluh) komoditas utama yang mengalami kenaikan harga atau memberikan andil terbesar terhadap inflasi Kota Ambon pada Mei 2021 diantaranya adalah: angkutan udara, ikan selar, ikan cakalang, apel, kacang panjang, bayam, kangkung, laptop, minyak goreng, dan jeruk.




