Parlemen Eropa Desak China Tutup Kamp Uighur di Xinjiang

oleh -3 Dilihat

Porostimur.com | Brussels: Parlemen Eropa menyatakan keprihatinan serius terhadap penindasan yang dilakukan pemerintah China terhadap Muslim Uighur.

Parlemen Eropa pun menyerukan agar Beijing segera menutup kamp pendidikan ulang di Xinjiang.Parlemen Eropa mengadopsi resolusi yang mengutuk pengiriman ratusan etnis Uighur dan Kazakh ke kamp pendidikan ulang politik dengan alasan menjaga ketertiban.

Badan itu pun menuntut agar pemerintah China segera membebaskan semua tahanan tanpa syarat.

“Parlemen Eropa mendesak pemerintah China untuk segera mengakhiri praktik penahanan sewenang-wenang tanpa dakwaan, persidangan atau putusan bersalah atas pelanggaran pidana,” bunyi pernyataan yang dikutip dari laman resmi Parlemen Eropa, Jumat (20/12/2019).

Parlemen Eropa juga menyerukan kepada pihak berwenang China untuk memberi para jurnalis independen dan pengamat internasional akses ke provinsi Xinjiang untuk memeriksa situasi di lapangan.

Baca Juga  Proyek Jalan Saleman–Wahai Rp23,78 Miliar Dilaporkan ke Mabes Polri dan Kejagung

Parlemen Eropa menyatakan keprihatinannya terkait laporan pelecehan yang diterima etnis Uighur di luar negeri oleh otoritas China.

Itu dilakukan untuk memaksa mereka memberi tahu warga Uighur lainnya, kembali ke Xinjiang atau membungkam mereka tentang situasi di daerah itu, terkadang dengan menahan anggota keluarga mereka.