Porostimur.com, Ambon – Tindakan kekerasan seksual yang menimpa dua bocah berusia 5 dan 7 tahun di Namrole, Kabupaten Buru Selatan, mendapat kecaman dari Ketua Bidang Perempuan DPW Partai Gelora Indonesia Provinsi Maluku Erni Mustafa Naya.
Ketua Bidpuan DPW Gelora Provinsi Maluku ini mengecam perbuatan bejat dan tidak bermoral yang dilakukan oleh seorang ayah terhadap anak-anaknya serta aksi kekerasan (KDRT) yang dilakukan kepada istrinya.
“Perbuatan yang tidak bermoral tersebut tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun. Harus ada tindakan yang tegas sehingga ada efek jera dan tidak ada lagi kejadian seperti ini kedepannya,” tukasnya, Jumat (11/2/2022).
Erni menjelaskan, akibat perbuatan bejat sang ayah, korban yang baru berusia lima dan tujuh tahun itu harus dilarikan ke rumah sakit hingga menghembuskan nafas terakhir.
Erni mendesak Kapolres Buru dan Kapolsek Namrole untuk segera menemukan dan menangkap tersangka agar tidak terjadi keresahan di masyarakat dan agar tidak terjadi ketidakpercayaan terhadap aparat keamanan.
“Semoga tersangka dapat segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. (Nur)




