Pasukan siaga bencana Polda Maluku evakuasi pohon tumbang

oleh -71 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Arus lalu lintas di Jalan Said Perintah, tepatnya di depan Kantor Bank BNI 1946 Ambon, sempat mengalami kemacetan parah, Rabu (30/5).

Pasalnya, areal ruas jalan di lokasi ini terhalangi tumbangnya sebuah pohon akibat derasnya terjangan hujan dan angin selang beberapa hari terakhir.

Hujan yang mengguyur kota Ambon sejak kemarin selain mengakibatkan banjir dan genangan air di beberapa tempat, juga telah mengakibatkan pohon tumbang di jln. Said perintah depan BNI 46 Ambon.

Pohon yang tumbang ini ternyata menimpa 2 unit mobil yakni pick up bernomor polisi (nopol) DE 8173 AC  dan 1 unit Toyota Fortuner bernopol DE 1612 AG.

Mengatasi ini, pasukan siaga Bencana Polda Maluku yang terdiri dari Direktorat Sabhara (Dit.Sabhara)  dan Direktorat Lalu Lintas (Dit.Lantas) Polda Maluku kemudian dikerahkan untuk mengevakuasi pohon yang tumbang dan mengurai kemacetan.

Baca Juga  Bangkitkan Semangat Indonesia, Coklat Rilis Lagu ‘Anak Garuda’

Kemacetan parah ini akhirnya terurai dan normal kembali sekitar pukul 09.00 Wit.

Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Maluku, Kombes (Pol) Moh, Roem Ohoirat, saat berhasil dikonfirmasi wartawan.

Dalam upaya untuk mengantisipasi bencana di wilayah Maluku, Kapolda Maluku, Irjen (Pol) Andap Budhi Revianto,S.IK, kemudian membentuk pasukan siaga bencana yang terdiri dari berbagai unsur antara lain 1 Kompi Brimob, 1 Kompi Dit Sabhara dan 1 Kompi Dit Pol Air, 1 Kompi Dit lantas serta fungsi kepolisian lainnya.

Dimana, pasukan siaga bencana Polda Maluku ini akan siap dan siaga selama 1 x 24 Jam.

Selain itu, tegasnya, masyarakat di Maluku juga dihimbau Polda Maluku untuk meningkatkan kewaspadaan selama di  jalan raya, tidak memarkir kendaraan tepat di bawah pohon, berhati-hati apabila melintas daerah rawan longsor dan banjir, juga tidak berteduh di dekat gardu dan atau tiang listrik.

Baca Juga  Cara Ampuh Mengatasi Kantung Mata dengan 4 Kandungan Skincare

Bukan itu saja, tambahnya, bagi masyarakat yang berdomisili di sekitar bantaran sungai dan daerah rawan longsor juga dihimbau untuk tetap waspada.

”Apabila mengetahui adanya gangguan bencana alam seperti pohon tumbang, tanah longsor dan banjir, agar dilaporkan kepada pihak kepolisian terdekat. Kami siap membantu,” pungkasnya. (keket)